Monthly Archives: December 2015

Tipe / Cara Pembayaran Dalam Pembelian Perumahan

Category : Uncategorized

Setelah mantap menentukan pilihan pada perumahan Jambi yang akan dibeli baik untuk ditinggal atau sekedar investasi, anda diharuskan untuk memilih tipe atau cara pembayaran bagi perumahan yang akan dibeli. Setiap perumahan pada umumnya dibeli melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah) ataupun tunai, namun ada juga perumahan yang hanya mempunyai satu tipe atau cara pembayaran, biasanya perumahan dengan satu cara pembayaran adalah perumahan subsidi yang hanya dapat dibayar melalui KPR. Setiap developer perumahan mempunyai strategi yang berbeda – beda dalam menyediakan tipe pembayaran. Developer perumahan yang baik harusnya memiliki berbagai cara pembayaran. Umumnya, tipe atau cara pembayaran yang sering ditemui di perumahan – perumahan Jambi adalah :

Tunai (Cash)
Tipe pembayaran ini adalah yang paling disukai developer perumahan. Proses yang singkat dan cepat menguntungkan kedua belah pihak tanpa harus melibatkan pihak bank. Seharusnya, tipe pembayaran dengan cara ini mendapatkan diskon dari developer perumahan. Hal yang harus diperhatikan oleh konsumen adalah ketika pembayaran telah lunas dibayar, sertifikat, IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) harus diserahkan developer perumahan kepada konsumen karena perumahan yang dibeli sudah bukan milik developer.

Tunai Bertahap (Cash Bertahap)
Tipe pembayaran ini mirip dengan KPR, dibayar secara diangsur tetapi tanpa bunga dan hanya melibatkan dua pihak, developer perumahan dan konsumen tanpa melibatkan bank. Berapa kali angsuran adalah tergantung kebijakan developer, biasanya sudah dijelaskan lama maksimal angsuran oleh marketing perumahan sebelum terjadi kesepakatan. Sebelum membeli dengan cara ini, sebaiknya ditanya kepada developer perumahan apakah perumahan dapat ditinggali dalam masa angsur. Karena tipe pembayaran ini melibatkan jangka waktu tertentu, maka harus ada Pengikatan Perjanjian Jual Beli oleh developer perumahan dan konsumen agar ada kekuatan hukum bagi kedua pihak jika dikemudian hari terjadi hal yang tidak diinginkan. Selama masa angsur, perumahan masih menjadi milik developer perumahan karena perumahan belum dibayar lunas.

KPR 
Tipe pembayaran ini adalah melalui pinjaman kredit di bank. Tidak seperti tunai bertahap dimana jangka waktu angsuran merupakan kebijakan developer, pembelian melalui KPR memungkinkan konsumen memilih jangka wantu angsuran sesuai dengan tingkat kemampuan konsumen. Rata -rata jangka waktu maksimum angsuran adalah 15 tahun, namun khusus bank BTN (Bank Tabungan  Negara) dimungkinkan untuk 20 tahun dan 25 tahun dengan syarat dan ketentuan berlaku. Tipe pembayaran ini biasanya akan terkena bunga. Konsumen memilih langsung apakah angsuran yang diinginkan flat/tetap (umumnya bank – bank Syariah) atau mengikuti suku bunga Bank Indonesia (bank konvensional). Sebelum akad kredit dimana kepemilikan rumah telah berganti dari developer perumahan ke bank, konsumen harus melengkapi syarat -syarat pengajuan KPR agar bank yang dipilih dapat memproses. Jika bank menolak mencairkan kredit KPR ke konsumen, maka seharusnya uang tanda jadi (booking fee) dan uang muka (DP) seharusnya dikembalikan ke konsumen jika developer perumahan mempunyai itikad baik dikarenakan bukan kesalahan konsumen jika menganggap konsumen layak untuk diberikan kredit. Jika semua persyaratan dan proses telah selesai, maka akad KPR akan dilaksanakan dan perumahan yang dibeli resmi dipunyai konsumen dengan catatan sertipikat dan semua data dititipkan ke bank sebagai jaminan atau agunankalau konsumen tidak sanggup membayar dengan alasan apapun.  Konsumen juga biasanya akan terkena biaya pengurusan KPR dan asuransi yang besarnya kurang lebih 6% dari total kredit yang diberikan bank.

Belum menemukan perumahan yang pas? Silahkan dicek Borobudur Residence Jambi ! Kami menyediakan semua tipe pembayaran diatas.


Perbedaan Rumah Subsidi Dan Non Subsidi

Category : Uncategorized

Membeli rumah, terutama rumah pertama bagi setiap orang adalah hal yang rumit. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dikarenakan harga sebuah rumah tidaklah murah seperti harga kacang goreng. Berbagai macam perumahan – perumahan di Jambi beserta promo – promonya malah makin membuat pusing. Secara umum, perumahan terbagi menjadi dua jenis, yaitu perumahan subsidi dan perumahan non-subsidi. Masih banyak masyarakat Jambi yang bingung perbedaan antara keduanya. Artikel ini bertujuan untuk mengulas perbedaan utama perumahan – perumahan Jambi untuk subsidi dan non-subsidi.

Harga Jual
Subsidi : Telah ditetapkan pemerintah dan tidak boleh lebih.
Non-subsidi : Bervariasi sesuai spesifikasi dan lokasi perumahan.

KPR (Kredit Pemilikan Rumah)
Subsidi : Pemerintah mensubsidi suku bunga KPR di bank. Suku bunga sekarang adalah 5% flat (Tahun 2015).
Non-subsidi :  Suku bunga KPR mengikuti arah pasar. Angsuran bisa memilih yang flat (bank syariah) ataupun yang effektif/non-flat (bank konvensional).

Spesifikasi
Subsidi : Minimal harus mengikuti standar pemerintah untuk rumah layak huni. Diantaranya adalah pondasi batako, rangka atap kayu, tanpa plafon, lantai semen, kloset jongkok, carport tanah, daun pintu dobel triplek, kusen pintu dan jendela kayu murah dan cat hanya bagian depan rumah. Ini adalah standar minimal pemerintah dan tiap developer perumahan tentunya memberikan peningkatan spesifikasi rumah pada bagian yang berbeda.
Non-subsidi : Spesifikasi jauh berada diatas perumahan subsidi. Setiap developer perumahan akan menawarkan spesifikasi yang berbeda, biasanya sesuai dengan harga perumahan itu sendiri.

Jalan Perumahan
Subsidi : Minimal dan umumnya yang ditemukan ialah pengerasan/jalan tanah.
Non-subsidi : Umumnya antara cor, aspal dan konblok. Jika masih pengerasan/jalan tanah, KPR tidak akan cair.

Tipe Bangunan
Subsidi : Maksimal adalah tipe 36.
Non-subsidi : Minimal adalah tipe 36.

Lokasi
Subsidi : Hampir tidak mungkin berada di tengah kota. Biasanya di pinggiran atau daerah yang belum/sedang berkembang yang harga tanahnya masih murah.
Non-subsidi : Terletak di lokasi – lokasi yang mudah dijangkau dan tidak sejauh perumahan subsidi.

Renovasi Dan Harga Jual Kembali
Subsidi : Tidak boleh di renovasi selama 2 tahun pertama. Harga jual jika kredit belum lunas/ingin oper kredit harus mengikuti harga rumah subsidi yang sedang berlaku di daerah tersebut.
Non-subsidi : Renovasi boleh dilakukan sesuka hati dan harga jual biasanya bervariasi. Umumnya kenaikan harga lebih cepat dibanding rumah subsidi.

Ayo – ayo bagi warga Jambi untuk melihat Borobudur Residence Jambi, perumahan Jambi dengan promo terbanyak dan kualitas premium.

Hubungi 0823 800 900 60/0821 8118 2003 untuk keterangan lebih lanjut.