Monthly Archives: February 2016

Beli Rumah Atau Beli Mobil ?

Category : Uncategorized

Pertanyaan yang sering muncul di kepala jika kita mempunyai dana lebih adalah apakah harus beli rumah dulu atau beli mobil dulu? Manakah yang lebih untung jika dana kita hanya dapat membeli satu dari keduanya? Ayo mengulas dan kupas tuntas dilema yang datang jika pertanyaan ini muncul di benak kita.

Nilai Jual Kembali
Sifat dasar tiap manusia adalah tidak ingin rugi dalam setiap keputusan yang diambil. Jika kita mengacu pada kalimat sebelumnya, maka sudah jelas membeli rumah/perumahan lebih menguntungkan daripada membeli mobil. Tidak dapat dipungkiri lagi mobil adalah sebuah liabilitas dan rumah (beserta tanah) adalah aset. Kenapa demikian? Karena nilai jual kembali sebuah mobil tidak akan pernah lebih tinggi daripada harga pada saat kita beli mobil tersebut, sedangkan nilai jual sebuah rumah tidak akan lebih rendah daripada harga saat kita beli rumah tersebut. Mungkin ada yang berargumen kualitas bangunan akan menurun, sehingga harga rumah dapat turun, tetapi itu dapat diatasi dengan sedikit renovasi dan harus dicatat bahwa harga tanah tidak bakal pernah turun dikarenakan di bumi ini tanah tidak akan bertambah sedangkan jumlah manusia terus bertambah sehingga membuat tanah semakin berharga dan mahal. Kesimpulannya, nilai jual kembali sebuah rumah akan lebih tinggi dari harga beli dan nilai jual kembali sebuah mobil akan lebih rendah dari harga beli.

Kebutuhan
Jika menyinggung soal kebutuhan, maka ini sudah masuk subjektifitas masing-masing orang. Tiap orang jika ditanya pasti membutuhkan rumah dan mobil, tetapi pertanyaannya disini mana yang lebih dulu dipenuhi? Jika anda masih mengontrak, maka memiliki rumah tetap adalah mutlak. Jika anda sebentar lagi berkeluarga dan akan pisah dengan orang tua, maka anda lebih membutuhkan rumah. Jika anda sudah berkeluarga dan kamar dirumah lama sudah tidak mencukupi, maka anda lebih membutuhkan rumah baru. Jika anda hanya ingin sekedar investasikan uang anda agar dapat berbuah, maka rumah adalah pilihan tepat. Jika anda berkeluarga dengan beberapa anak dan belum punya mobil, anda mungkin lebih membutuhkan mobil. Jika untuk menggerakkan bisnis anda diperlukan mobil, maka mungkin anda perlu mobil baru kemudian hasil bisnis dibelikan rumah. Intinya, lihat situasi dan kondisi anda, sesuaikanlah dengan itu karena tiap orang mempuyai prioritas kebutuhan yang berbeda.

Pekerjaan
Harus diperhatikan apakah dalam bekerja anda sering dimutasi atau berpindah – pindah tempat? Jika kecil kemungkinan untuk dipindah-tempatkan saat bekerja, maka rumah adalah pilihan cocok karena anda bakal menghabiskan banyak waktu anda didalam rumah dibanding dengan kendaraan anda. Anda juga akan tinggal lama di daerah tersebut, maka kenapa tidak sekalian berinvestasi. Namun, jika pekerjaan mengharuskan untuk berpindah tempat, maka mungkin waktu banyak terpakai di kendaraan, mungkin mobil lebih berguna pada saat itu untuk anda.

Masih banyak lagi poin-poin yang harus dipertimbangkan dalam memilih rumah atau mobil.

Jika anda ingin mencari rumah dan masih bingung, silahkan cek Borobudur Residence Jambi, mana tahu anda cocok.


Tips Memilih Bank Untuk Kredit KPR

Category : Uncategorized

Setelah mensurvey perumahan – perumahan Jambi dan merasa cocok, langkah terakhir adalah memilih bank yang akan diajukan untuk proses kredit KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Developer atau pengembang perumahan yang baik adalah yang memberikan keleluasaan memilih bank sesuai dengan keinginan konsumennya. Untuk perumahan komersial atau non-subsidi di Jambi umumnya dapat memilih semua bank, baik swasta maupun pemerintah, namun jika perumahan subsidi, bank yang dikenal luas memberikan kredit subsidi/FLPP hanya Bank BTN.

Sebelum memilih bank, perlu diketahui konsumen bahwa jenis cicilan KPR di Indonesia ada 2, yaitu KPR yang cicilannya mengikuti suku bunga Bank Indonesia dan KPR yang cicilannya tetap/flat. Baik cicilan yang mengikuti suku bunga BI maupun yang flat masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jika mengambil contoh di perumahan Borobudur Residence Jambi, kebanyakan konsumen yang berencana mengambil kredit KPR memilih cicilan yang flat, alasan utamanya adalah lebih pasti jumlah yang harus dibayarkan kepada bank per bulannya. Namun ada juga yang mengambil cicilan yang mengikuti suku bunga bank dengan alasan untuk beberapa tahun kedepan cicilan per bulan lebih ringan.

Beberapa keunggulan  dan kekurangan kedua jenis cicilan KPR versi perumahanjambi.com :

Cicilan mengikuti suku bunga :
Keunggulan:

-Jika suku bunga BI turun, cicilan dapat menjadi lebih murah
-Jangka waktu maksimal bisa sampai 20-25 tahun (hanya di Bank BTN dan syarat dan ketentuan berlaku)

Kekurangan:
-Cicilan per bulan dapat meningkat jika suku bunga BI naik
-Kenaikan cicilan per bulan tidak dapat diprediksi

Cicilan flat/tetap :
Keunggulan:
-Cicilan per bulan pasti
-Tiap tahun cicilan lebih ringan dengan asumsi nilai mata uang dari tahun ke tahun lebih kecil

Kekurangan:
-Jangka waktu maksimal hanya 15 tahun
-Cicilan per bulan lebih mahal sedikit pada awal – awal tahun kredit jika dibandingkan cicilan suku bunga.w