Monthly Archives: October 2016

Tips Agar KPR Disetujui Bank Dengan Cepat

Category : Uncategorized

Seringkali orang yang sudah membayar booking atau uang muka perumahan harus gigit jari lantaran pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ditolak oleh bank. Saat ditolak, booking atau uang muka bisa saja hangus (tergantung ketentuan pengembang) dan hal ini sangat tidak menyenangkan di hati. Simak tips Рtips berikut agar KPR anda disetujui bank dengan cepat!

  1. Sejarah Kredit Baik
    Tahapan awal dalam KPR adalah BI Checking; BI Checking adalah proses dimana sejarah kredit anda akan dilihat. Jika anda pernah mengambil kredit di BPR, leasing atau bank dan sejenisnya dan anda menunggak, maka kemungkinan KPR anda diterima akan kecil, dan sebaliknya. Bank suka pada nasabah yang selalu bayar cicilannya tepat waktu.
  2. Dokumen / Berkas Lengkap
    Bank tidak dapat memproses dokumen/berkas jika tidak lengkap. Sering juga terjadi analisa dari bank sudah oke, tapi karena tidak lengkap persyaratannya, persetujuan KPR jadi terlambat/lama. Klik disini untuk mengetahui dokumen – dokumen yang diperlukan !
  3. Cicilan Pas
    Setelah DP/uang muka perumahan sebesar 10-20% dibayar, saatnya menentukan besaran cicilan per bulan yang pas di bank. Umumnya, bank hanya akan mengesahkan 30% dari total pemasukan. Contohnya, jika pemasukan anda 2jt/bln, maka cicilan yang pas untuk anda adalah 2jt x 30% maka besaran cicilan yang kemungkinan besar diterima adalah sebesar 600rb. Untuk mengakalinya, jika anda sudah menikah maka anda dapat menggunakan joint income (penghasilan gabungan) dengan pasangan anda, besar kemungkinan diterima akan semakin tinggi ! Pilihlah rumah dan cicilan sesuai isi kantong agar cicilan anda tidak bermasalah di kemudian hari.
  4. Laporan Keuangan/Buku Tabungan/Rekening Koran yang baik
    Salah satu dasar analisa utama bagi bank adalah laporan keuangan anda (jika wiraswasta) dan buku tabungan/rekening koran. Bank lebih suka jika rekening anda aktif, jadi jika memungkinkan, maka simpanlah uang lebih anda di bank dan usahakan melakukan transaksi via bank. Anda juga dapat “menggoreng” rekening anda dengan cara mentransfer uang anda dari satu bank ke bank anda yang lain dan dalam beberapa hari transfer balik uang anda ke rekening awal.